Showing posts with label aneh. Show all posts
Showing posts with label aneh. Show all posts

Aneh : Kucing Mengembara 3.800 Km

Friday, September 18, 2009

HOBART - Seekor kucing bernama Clyde pasti senang bukan kepalang karena akhirnya bisa bertemu dengan tuannya di Tasmania, Australia. Sebab, pertemuan itu terjadi setelah ia melakukan pengembaraan misterius selama tiga tahun, sejauh 2.400 mil atau 3.862 kilometer.

Ashleigh Sullivan (19), pemilik kucing itu, mengaku sudah pasrah bakal tidak bertemu lagi dengan kucing jenis Himalaya berbulu panjang itu. Clyde menghilang tiga tahun lalu dari rumah keluarga Sullivan di Magra, 40 kilometer Hobart, Negara Bagian Tasmania.

Sullivan tidak percaya ketika seorang dokter hewan di Cloncurry, daerah terpencil di sebelah utara Queensland, mengidentifikasi Clyde dengan mikrocip yang ada di tubuhnya. Dokter itu lalu menghubungi Sullivan dan ibunya, Katrina Phillips.

Seorang perawat di Cloncurry menyerahkan Clyde kepada dokter hewan Donna Weber itu, setelah merawatnya selama empat bulan. Dia mengatakan Clyde terlihat mondar-mandir di sekitar Rumah Sakit Cloncurry.

"Saya yakin dia ingat. Dia tidak bertingkah seperti tiba-tiba muncul di suatu tempat dan tidak dalam keadaan takut," kata Sullivan sambil bercucuran air mata, dikutip dari New Zealand Herald, Kamis (17/9/2009).

Namun tidak ada yang tahu bagaimana Clyde bisa menyeberangi Selat Bass sejauh 297,7 kilometer (185 mil) dari Tasmania ke pantai selatan Australia. Lalu berjalan melalui darat ke Cloncurry yang gersang.(jri)

Sumber : okezone.com

Labels: ,
Bookmark and Share

Dikubur 26 Tahun, Jasad Kiai Utuh

Thursday, August 20, 2009

TANGERANG, KOMPAS.com — Warga Jalan Garuda Pintu Air RT 03 RW 02, Kelurahan Juru Mudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, dua pekan lalu sempat dihebohkan seputar pembongkaran makam KH Abdullah Mukmin. Pasalnya, saat dibongkar, jasad kiai tersebut masih dalam kondisi utuh kendati telah meninggal 26 tahun silam.

Alhasil, kini makam kiai yang juga mantan Wakil Ketua Pengadilan Agama Tangerang itu menjadi pusat perhatian warga. “Ada saja yang datang ke sini. Ada yang ziarah, ada juga yang sekadar melihat-lihat,” kata Ahmad Pathi, anak keempat dari tujuh bersaudara mendiang KH Abdullah Mukmin saat ditemui pada Selasa (18/8) petang.

Dalam kesempatan itu, Ahmad ditemani kakak sulungnya, Mukhtar Ali. Mukhtar mengatakan, pihaknya mengizinkan warga yang ingin berziarah ataupun hanya untuk melihat makam mendiang ayah mereka yang meninggal pada 22 Oktober 1983. Ayah mereka meninggal karena gagal ginjal dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Terkait pembongkaran makam tersebut, menurut Ahmad, karena terkait proyek Pemerintah Kota Tangerang untuk pelebaran Jalan Benda. Proyek pelebaran jalan ini untuk membuka akses lebih lebar menuju Bandara Soekarno-Hatta yang memang tidak jauh dari lokasi pemakaman tersebut.

Ahmad mengatakan, lokasi kuburan awal ayahnya berada di areal Musala An-Najat. Lokasinya di bibir Kali Ciajane dan tidak jauh dari Pondok Pesantren As-Ashidiqiyah II milik KH Iskandar Mohammad SQ.

Ahmad yang ketika itu ikut dalam pembongkaran makam mengaku perasaannya antara percaya dan tidak ketika melihat jasad ayahnya masih dalam kondisi utuh. Selain kondisi jasad, papan penutup jenazah pun dalam kondisi utuh, sama sekali tidak lapuk.

“Kain kafan masih utuh, waktu mau dipindahin, kain cuma kotor terkena lumpur. Jadi, cuma saya siram-siram air sedikit sudah bersih lagi. Papan penutup yang sampai ke dasar juga utuh,” kata Ahmad seraya memperlihatkan papan tersebut yang katanya dari kayu kamper. “Saya sempat menyimpan dua papan buat kenang-kenangan,” katanya.

Bahkan, imbuh Ahmad, papan bekas penutup makam tersebut sempat ada yang memintanya, tapi ia menolaknya. Untuk apa? “Saya enggak tahu buat apa,” katanya.

Mukhtar menambahkan, waktu makam dibongkar, kain kafan yang melilit tubuh jasad ayahnya masih utuh dan berwarna putih bersih. “Saya sempat lihat wajahnya, masih seperti 26 tahun waktu dulu dikubur, enggak berubah. Badannya juga masih seperti dulu, cuma rambutnya agak memutih. Baunya wangi sekali,” imbuhnya.

Disinggung seperti apa sosok mendiang, menurut Mukhtar, ayahnya dikenal sebagai guru dan juga tokoh masyakarat yang disegani. Abdullah Mukmin datang ke Kelurahan Juru Mudi pada 1950-an setelah belajar di Darul Ulum, Mekkah, selama 25 tahun.

Abdullah memiliki tiga istri. Istri pertama, Rohani, meninggal dan dikarunia dua anak. Abdullah menikah untuk kedua kalinya dengan Maswani dan dikarunia lima anak, tetapi Maswani lebih dulu dipanggil Sang Khalik. Terakhir, Abdullah menikahi Hajah Romlah asal Kramat Pulo, tetapi tidak dikarunia anak.

Semasa hidupnya, di lingkungan itu Abdullah mendirikan madrasah ibtidaiyah (MI) yang diberi nama MI Islahuddiniyah, yang berada di depan rumahnya. Kini MI ini dikelola putranya, Abdul Zibaqi. Gedung MI ini pun sebagian tergusur.

Adapun makam mendiang yang sebelumnya berada di samping Musala An-Najat, menurut Ahmad, merupakan permintaan mendiang sebelum meninggal. “Waktu itu pesannya kalau meninggal minta dimakamkan di samping Musala An-Najat,” kata Ahmad.

Kini, makam baru KH Abullah Mukmin terletak persis di depan rumah Ahmad atau digeser beberapa meter dari lokasi semula. Di areal pemakaman baru itu terdapat tiga makam, yakni makam KH Abudllah Mukmin, makam putra keduanya bernama M Subur, dan makam Maswani, istri kedua mendiang yang juga ibu kandung Ahmad.

Terkait kondisi jasad ayahnya yang masih utuh, Ahmad mengaku tak mendapatkan tanda-tanda tertentu sebelumnya. “Cuma saya pernah mendengar kalau jasad seorang kiai itu katanya utuh, tidak seperti yang lain. Saya bukan bermaksud mau menyombongkan diri, mudah-mudah apa kata orang itu benar terkait ayah saya,” tandas Ahmad.

Labels: ,
Bookmark and Share

Gara gara obeng di screenshoot detik.com

Monday, August 3, 2009

Tadi saya jalan2 ke id.wordpress.com eh ktmu ma web ndoro kakung di sana jelasin ada keanehan mengenai screenshoot webnya nurdin m top. silahkan baca saja di webnya ndoro kakung. Silahkan dibaca komentarnya dengan teliti. aneh!